Kemana kamu menghabiskan akhir pekan? Mall lagi mall lagi?
Hey… Jakarta terkenal dengan Monas. Tapi kenapa penduduk Jakarta hobinya bukan
ke Monas, tapi ke Mall. Bahkan tidak sedikit penduduk asli Jakarta yang bahkan belum
pernah ke Monas. Tapi ya sudahlah. Sebenarnya tulisan saya disini tidak akan
membahas Monas, namun sesuatu yang berada di seberang Monas, yaitu Museum
Nasional.
Loh apa bedanya? Monas kan Moseum Nasional???
Tetooot. Anda salah besar. Monas adalah Monumen Nasional. Museum Nasional berada di seberang Monas, tepatnya di seberang Halte Busway Monumen Nasional. Untuk anda yang bingung mau jalan-jalan kemana saat weekend di Jakarta, Museum Nasional dapat menjadi alternatif. Museum ini buka setiap Hari kecuali Hari Senin dan Hari Libur Nasional, dengan jam buka 07-15 pada weekdays, dan 07-17 pada weekend. TIket masuk Museum Nasional sangat murah. Hanya Rp 5000 saja untuk dewasa, dan Rp 3000 untuk anak-anak. JIka anda kesini naik busway, ongkos anda lebih mahal dari tiket masuk museum, apalagi yang naik Taxi!
Saat memasuki halaman depan museum, anda akan disambut bola
bulat besar.
Saat mau masuk, pastikan anda membeli tiket. Jangan masuk
secara diam-diam karena itu melanggar hokum. Setelah anda membeli tiket, anda
akan disambut dengan patung Ganesha *almamater saya nih :”)
Disaat banyak museum yang tidak mengizinkan pengunjung untuk
foto-foto, berbeda dengan museum ini. Berfotolah sepuas-puasnya karena banyak
spot yang instagramable. Sayang sekali, saya kesini udah mepet jam tutup, jadi
ga banyak waktu untuk hunting spot.
Ada banyak area di dalam museum ini, diantaranya area arca,
alat musik, kain dan kerajinan khas, baju dan rumah adat, sains-iptek,
peradaban kuno, dan lainnya. Pastikan kamu datang dari pagi agar bisa menikmati
dan mempelajari budaya Indonesia secara maksimal.
Begitulah kira-kira review dari perjalanan saya dan
teman-teman menjelajahi Indonesia dalam waktu hamper 2 jam. Sangat menarik dan
memberi banyak pengetahuan kan, dibanding hanya sekedar ngopi-ngopi cantik di
mall. Indonesia kaya akan budaya, sekarang tinggal bagaimana kita
melestarikannya :)

0 komentar:
Posting Komentar