Kamis, 26 November 2015

Jalan-Jalan Bukan Mall di Jakarta

Diposting oleh solsol di 09.12 0 komentar
Kemana kamu menghabiskan akhir pekan? Mall lagi mall lagi? Hey… Jakarta terkenal dengan Monas. Tapi kenapa penduduk Jakarta hobinya bukan ke Monas, tapi ke Mall. Bahkan tidak sedikit penduduk asli Jakarta yang bahkan belum pernah ke Monas. Tapi ya sudahlah. Sebenarnya tulisan saya disini tidak akan membahas Monas, namun sesuatu yang berada di seberang Monas, yaitu Museum Nasional.

Loh apa bedanya? Monas kan Moseum Nasional???

Tetooot. Anda salah besar. Monas adalah Monumen Nasional. Museum Nasional berada di seberang Monas, tepatnya di seberang Halte Busway Monumen Nasional. Untuk anda yang bingung mau jalan-jalan kemana saat weekend di Jakarta, Museum Nasional dapat menjadi alternatif. Museum ini buka setiap Hari kecuali Hari Senin dan Hari Libur Nasional, dengan jam buka 07-15 pada weekdays, dan 07-17 pada weekend. TIket masuk Museum Nasional sangat murah. Hanya Rp 5000 saja untuk dewasa, dan Rp 3000 untuk anak-anak. JIka anda kesini naik busway, ongkos anda lebih mahal dari tiket masuk museum, apalagi yang naik Taxi!
Saat memasuki halaman depan museum, anda akan disambut bola bulat besar.
Saat mau masuk, pastikan anda membeli tiket. Jangan masuk secara diam-diam karena itu melanggar hokum. Setelah anda membeli tiket, anda akan disambut dengan patung Ganesha *almamater saya nih :”)

Disaat banyak museum yang tidak mengizinkan pengunjung untuk foto-foto, berbeda dengan museum ini. Berfotolah sepuas-puasnya karena banyak spot yang instagramable. Sayang sekali, saya kesini udah mepet jam tutup, jadi ga banyak waktu untuk hunting spot.
Ada banyak area di dalam museum ini, diantaranya area arca, alat musik, kain dan kerajinan khas, baju dan rumah adat, sains-iptek, peradaban kuno, dan lainnya. Pastikan kamu datang dari pagi agar bisa menikmati dan mempelajari budaya Indonesia secara maksimal.
Begitulah kira-kira review dari perjalanan saya dan teman-teman menjelajahi Indonesia dalam waktu hamper 2 jam. Sangat menarik dan memberi banyak pengetahuan kan, dibanding hanya sekedar ngopi-ngopi cantik di mall. Indonesia kaya akan budaya, sekarang tinggal bagaimana kita melestarikannya :)


Mau Hemat Kuota Internet? Ini Solusinya

Diposting oleh solsol di 09.08 0 komentar

Tidak bisa dipungkiri, jaman sudah berubah semakin digital. Butuh informasi, langsung googling. Lagi bosen, refresh home facebook. Lagi nongkrong di café hitz, check in path atau post foto ala ala di Instagram. Pengen pergi ke tempat yang susah dijangkau angkutan umum, booking gojek atau grabtaxi. Mau belanja online murah banyak diskon, beli dari blibli atau lazada. Semuanya itu bisa kamu lakukan jika kamu punya dua syarat ini: ada smartphone dan kuota internet. Problematika anak muda yang pasti muncul adalah punya smartphone, namun tidak punya kuota atau minim kuota internet. Jarang sekali ditemukan seseorang yang punya paket internet tapi gak punya smartphone.
**
Oke cukup menarik bukan pembukaannya? Nah karena permasalahan diatas cukup membuat pusing para user digital, saya akan coba paparkan solusi problematika anak muda yang punya smartphone tapi ga punya kuota internet. Check this out. Mudah-mudahan membantu.

1. Beli kuota internet

Jika tidak punya kuota, ya beli dong. Jawaban ini saya letakkan pada poin pertama karena saya merasa ini adalah solusi paling ampuh kalo pengen punya kuota. Internetan tanpa paket tentunya akan mencekik pulsa anda, jadi, telitilah dalam berinternet. Pastikan apakah internetannya bukan pake pulsa reguler. Usahakan membeli paket internet di awal bulan, untuk mudah mengingat kapan paket tersebut harus diperpanjang. Kenapa bukan di akhir bulan? Yak arena akhir bulan duit yang ada mending buat beli makan.
Jangan terlena dengan harga murah Paket 100 MB dengan 500 MB atau 1 GB. Harga paket 100 MB memang murah, mungkin Cuma 20 RIbu. Tapi paket 1 GB Cuma 60 Rb which is sama kayak ngisi paket 100 MB tiga kali (Cuma 300 MB dong….). Jadi lebih “murah” beli paket yang lebih besar kuotanya.

2. Pake WIFI

Solusi ini sangat ampuh jika kuota lagi abis, dan belum beli pulsa. Ini juga ampuh dilakukan untuk menghemat kuota kamu. Kalo di kantor, pake wifi kantor. Kalo lagi hangout di café, JANGAN GENGSI buat nanya password Wifi dan menggunakannya. Biaya mereka buat bayar Wifi sudah dimasukkan ke dalam harga makanan kamu. Kalau kamu makan cantik unyu instagramable, trus cafenya ga ada Wifi, jangan makan disana. Keluarlah dan cari café lain.
Mau Wifian cukup kencang tanpa password? Cus ke Starbucks.
Mau WIfian sambil Cuma nyemil murah? Cus ke Sevel / Ministop.
Mau Wifi gratis 100MB? Kalau lagi dapet sinyal Biznetwifi, registrasi gih. Ada free 100MB saat kamu registrasi pertama.
Mau WIfi gratis lainnya? Silahkan datang ke Mall. Ada banyak mall di Jakarta yang menyediakan Wifi gratis seperti Kuningan City, ataupun @wifi.id yang paketnya bisa dibeli pake potongan pulsa. Ini lumayan banget bisa internetan cepet dengan cuma dipotong Rp 2000.

3. Tethering dari HP Temen
Solusi ini ampuh jika kamu lagi ga ada kuota tapi kepepet banget butuh internetan mungkin cuma sekedar googling sesuatu atau booking gojek. Pastikan kamu punya temen, dan temen kamu punya smartphone dan kuota. Untuk cara yang ini, plis jangan dipake buat nginstal atau ngupdate aplikasi, kasian ntar kuota doi cepet abis, kecuali kalo doi lagi berlimpah kuota dan mengizinkannya.
Oh iya, buat yang ini, pastikan kalo Wifi nya berasal dari mobile hotspot. Kan sering tuh, kalo pake Wifi, tiba2 banyak aplikasi yang otomatis keupdate, padahal kan yang ini wifinya dari mobile lain. Cara nya centang aja di Wifi yang bersangkutan, yang menandakan kalo itu mobile hotspot.

4.  Restrict Background Data
Ini berguna untuk menghemat mobile data. Data kamu ga berkurang jika kamu lagi ga buka apps tersebut.Jadi ketika kamu lagi ga buka Instagram, tapi ada notif masuk ke hp. Trus begitu kamu buka Instagram, top pagenya udah ngeload, karena sebenarnya dia running di background dan itu ngurangin kuota. Jadi set aja restrict background data. Kalau kamu ga buka Instagram, dia ngga akan ngabisin data. Jadi, jangan lupa close apps setelah digunakan yaa. Tips ini ada minusnya, notif baru akan masuk pas kamu buka apps tersebut.
Menu ini bisa dipilih dari Setting -> Data Usage -> restrict background data.
Atau, bisa juga dipilih per apps agar tidak semua apss ke-restrict. Contohnya seperti ini:


5.  Minimalisasi penggunaan internet 
Kalo ngga penting-penting banget, gausah internetan. Kurang-kurangin lah refresh home facebook, Instagram, path, atau timeline Line. Jangan banyak-banyak gabung ke grup line, karena makin banyak chat yang masuk berarti makin banyak kuota yang terpakai. Jangan sering-sering pake stiker. Hidup old-smiley-icon chat! Chat pake Whatsapp lebih ringan tuh, lebih hemat kuota.  Logout akun2 medsos yang udah ga kamu pake. Kalau mau bikin tugas atau pe-er, jangan mau instant langsung nanya ke google. Berpikir sendiri dulu, lihat catetan, tanya temen, liat textbook, banyak cara kan selain internet. Jangan nginstal apps pake mobile data. Jangan nonton video youtube dari handphone. Matikan mobile data sebelum tidur dan hidupkan lagi ketika bangun.

6. Hati-hati Autoplay
Teknologi terbaru Facebook, ngikutin twitter, video autoplay! Jadi kalau lagi scroll trus liat ada post yang kayaknya video, langsung cepet-cepet scroll ke bawah, karena kalau tidak, kuota anda akan tersedot untuk video tersebut. Hati-hati juga kalau nonton video youtube, iklan yang muncul juga ngabisin kuota, walaupun bisa diskip.


Yap, itu tadi tips-tips dari saya untuk menghemat kuota internet. Saya yakin, jika tips 1-6 dijalankan, anda bisa hemat kuota. Jika ad acara lain, boleh dishare kesini dan akan saya tambahkan di poin ke 7 dan seterusnya.
Terima kasih. Jangan bosan untuk mampir ya. Xixixi

Senin, 16 November 2015

Taksi Murah di Jakarta

Diposting oleh solsol di 02.52 0 komentar

Sebel sama argo taksi yang mahal, apalagi kalo macet? Sebel sama mamang ojek yang jarak deket aja maunya 25 ribu? Sebel sama dompet yang cuma bisa friendly sama KRL dan busway tapi kepadetannya hampir nggak manusiawi?

Semua ke-sebel-an kamu akan berakhir ketika kamu punya smartphone, internet, dan aplikasi transportasi murah. Kalo Cuma murah, ya KRL sama busway juga murah. Tapi kalau murah disertai nyaman dan cepat? Wow, sounds good.
Kini semua itu bukan mimpi. Jakarta sedang marak-maraknya transportasi murah, baik roda dua maupun roda empat. Untuk anda penggemar transportasi roda enam, delapan, dan seterusnya, mohon bersabar ya.

Tahun ini, adalah masa berjayanya aplikasi transportasi murah di Jakarta. Sebut saja Gojek, GrabTaxi, Uber. Dan ketenaran mereka membuat pembuat aplikasi yang mirip ikutan tenar juga, sebut saja Blue-jek, Lady-jek, dan lain-lain.

Pada bulan Mei, Gojek dan Grab baru mulai mengepakkan sayap dan menghamburkan banyak promo. Serius beneran nyata, Grab bike memberikan ojek gratis dari daerah Kuningan-Sudirman kemanapun maupun sebaliknya, dari manapun ke Kuningan-Sudirman, as long as itu masih di Jakarta.  Setelah itu, Grab bike memberikan promo Cuma bayar 5 ribu kemanapun darimanapun di Jakarta. Superwow. Taksinya juga memberikan banyak potongan diskon argo dengan kode-kode menarik dan berthema. Sekarang, grabbike bertarif 15 Ribu kemanapun (20 Ribu pada rush hour) dan potongan argo taksi 10ribu dengan promo Alasanaman.

Kompetitornya, Gojek, juga memberikan promo referal code. Kamu bisa dapat 50 Ribu yang bisa dipakai buat ngojek. Namun sekarang, promo ini sudah berakhir. Jadi kamu membayar 15 ribu kemanapun kecuali pada rush hour.

Untuk anda yang pengen naik taksi dengan potongan Rp 30.0000 , silahkan install applikasi Grab Taxi dari playstore. Masukkan kode referensi solya. Potongan argo 30 Ribu lumayan banget lohh buat ngurangin argo taksi  apalagi kalo lagi macet atau tujuan yang cukup jauh.
Kalau ada yang mau ditanyakan langsung, komen aja yaaah!


Selamat menikmati transportasi murah :)




Sabtu, 14 November 2015

Be Ready

Diposting oleh solsol di 10.41 0 komentar
Blog ini akan update lagi. :)

Minggu, 07 Juli 2013

KETEKISASI

Diposting oleh solsol di 20.48 0 komentar
3 juli 2013
Rabu malem, Jakarta diguyur ujan deras. Pernah ngerasain mandi di bawah air terjun dari waterboom? Nah kira-kira bukan kayak gitu sih deresnya. Ceritanya karna rabu itu ujan, rendeman baju gue biarin aja dan niatnya gue cuci kamis pagi. Gue gak mau ngulangin kayak dua hari kemaren, semua cucian gue kebasahan.

4 juli 2013
Paginya, gue bangun dengan kali ini tidak dilempar pake saos sama my lovely roommate, Arnis. Tapi pas ngeliat jam, udah jam setengah tujuh lewat  dan doi dengan asiknya lagi nyetrika. WOY TEGA BANGET WOY GAK NGEBANGUNIN, MENDINGAN DIBANGUNIN PAKE SAOS DEH :”D

Tanpa mikir panjang, gue bergegas mandi dan nyuci baju yang udah gue rendem semaleman. Dengan waktu yang sangat singkat, gue lari-lari ke atas buat ngejemur dan buru-buru turun lagi biar gak ditinggal Arnis ngebusway sendirian ke kantor.

Sampe di kantor, cuaca masih adem ayem. Karna telat, gue ama Arnis masuk lewat tangga belakang. Tiap anak tangga yang kita naiki, hati kita cemas takut ketauan trus ditimpuk pake batu sama anak gea, eh, sama pembimbing KP maksudnya.

Di dalem beskem, temen ajaib gue yang satu lagi, Azzahra, udah nunggu dengan (sok) manis. Agenda kita tiap pagi adalah nyarap (bahasa gaul dari sarapan) dulu. Kita ngeluarin bekel nasi uduk dan as usual turun ke bawah buat ngambil sendok sama bikin susu or ngeteh.

Eh tiba-tiba ujan. DERES. Alhasil kita seharian di kantor deh. Hal yang buat seneng adalah hari ini pertama kalinya nggak sepedaan siang bolong! Setidaknya hari ini skin darkness nggak +1. Karna gak kemana-mana, akhirnya hari ini KP nya adalah edisi bincang-bincang dengan pembimbing yang supergaring. Yang lebih garingnya, si bapak ngelucu sama nggak ngelucu mukanya sama aja: sama-sama datar.  

**

Kejadian yang nggak buat senengnya bermula disini. Pas pulang kantor, kita jalan menuju halte pasar seni bus wara-wiri (FYI bus wara wiri itu bus gratis yang cem busway, nganterin pengunjung ke spot-spot yang ada haltenya). Eh pas lagi jalan, tinggal nyebrang udah nyampe deh tuh halte, eeeh, busnya lewat. Kita udah dadah-dadah, temen gue si Azzahra udah teriak “Pak Tungguinnn!” sambil koprol, eh busnya cuek bebek lewat aja gak ngehirauin kita sama sekali.

Akhirnya kita duduk di bangku halte yang udah basah kena ujan. Gue sih gak mau duduk, gak rela celana jadi basah kena air ujan. Kedua temen gue dengan baik hati nawarin spot yang paling basah untuk gue dudukin, tapi dengan manis gue tolak. Mending gue berdiri aje, bentar lagi juga busnya dateng, pikir gue dalam hati.

10 menit menunggu, dari kejauhan terlihat bus warawiri barat datang mendekati halte kita. Kedua temen gue udah sibuk berdiri sambil ngelap celana yang kebasahan. Bus tiba di muka. Zinkkk.. pintu bus kebuka. Tampaklah dua bule arab membelakangi kita, dan berdiri layaknya boyband. Ditengah-tengahnya ada balon bebek-bebekan. Azzahra sama Arnis langsung bengong, harus kagum, minta tanda tangan, atau sebel karna gajadi naik bus.

10 menit menunggu lagi, dari kejauhan terlihat bus warawiri barat datang lagi mendekati halte kita.Tapi kali ini, bahkan busnya pun nggak berhenti, karena sangking penuhnya. Kita cuma bisa menghela nafas.

5 menit menunggu...keliatan busnya dari jauh. Eh ternyata itu bus wara-wiri timur, jadi gak akan lewat di halte kita.

10 menit menunggu...hyaaatt finally bus nya datang. tapi tetep aja, PENUH. Saat itu mendadak kita bertiga pengen ketemu aladin trus ngabulin permintaan kita : ngubah diri jadi semut.


Dengan susah payah keluar dari ribuan orang yang bersempit-sempit dalam satu bus, akhirnya......Sampailah kita di halte busway. *langsung terdengar jingle ancol yang nyebelin itu: yok kite jalan-jalan ke an...coool* Kali ini giliran gue yang mendapat amanah untuk menjadi duta tiket busway, jadi gue harus lari-lari duluan, menerobos massa yang sedang menaiki tangga menuju ke tempat pembelian tiket. Saat itu tantangannya adalah gue lari sambil bawa laptop dalem tas (dikedepanin bukan dipunggungin), dan lantai yang gaya geseknya hampir nol alias licin banget breee habis ujan. Mana sepatu crocs gue bawahnya udah ampir rata kayak disetrika.
Lepas dari mulut macan, masuk ke mulut buaya. Itulah yang terjadi, yang nunggu busway pun rame kapisun-pisun. Tak lama ada busway dateng. HARMONE HARMONE HARMONNEEE.... Suara mas2 busway terdengar cempreng sekali. Entah kenapa, banyak yang terpanggil dengan suara cempreng itu, trus kerumunan orang itu masuk ke busway.
Gue, Arnis, dan Azzahra sekarang berada pada antrian paling depan, menunggu busway tujuan Kampung Melayu.
“Ntar kita duduk di depan aja ya, deket supir,” kata si Azzahra.
“Ih gamau ah,mending duduk di kursi. Lo demen banget deh duduk di bawah situ,” bales gue.
“Iye lah, biar kagak disuruh bediri kalo ada ibu hamil atau orang tua,” timpal Azzahra
....

Akhirnya kita bertiga bisa duduk dengan santai dan terbobo-bobo di dalam busway. Azzahra dan Arnis duduk sebelah-sebelahan dan gue duduk depan Arnis. Tapi kita terpisah oleh ribuan orang yang nasibnya harus berdiri di depan kita, memisahkan kita.
Baru mau bobo cantik, di dekat halte senen, kaki gue ditendang. Ternyata itu kakinya Azzahra, ngebangunin gue karna udah deket halte turun.

Dari halte senen, gue harus nyambung bus Pulo Gadung untuk turun di halte deket kosan gue, yaitu halte Rawa Selatan. Dan untuk nyambung ini, butuh pengorbanan yang tidak mudah teman-teman:”””) Antriannya itu tidak berbanding dengan jumlah bus.

Saat gue dan arnis tiba, antrian udah sekitar 9 baris kebelakang dengan 2-3 kolom. Setidaknya kita dapet duduk di bus sebelumnya, jadi kaki kita udah siap untuk berdiri dalam waktu lama.
Nggak lama kemudian, sekitar 2 menit, kita noleh kebelakang, antrian udah nambah jadi ada sekitar 20 baris antrian kebelakang. Gak kebayang kalo gue berdiri sambil nonton sinetron 1 jam, antrian dibelakang mungkin udah nyampe Ancol.

Bus kita gak kunjung tiba sementara bus untuk arah sebaliknya udah ada 4. Fix bikin gondok *trus harus makan garam beryodium.
Ada yang ngantri tapi nggatau diri: pasang hedset trus nyanyi seenaknya. Karna lagunya ngerap, gue sebut dia Mr. Rapper. Gue mencoba memahami liriknya, tapi gue tetep ga paham. Kayaknya dia ngerap pake bahasa betawi campur Badui.
Pas bus kita tiba, penuh dan yang turun dikit. Trus bus arah sebaliknya lewat lagi 4. Makin gondok *makin makan garam beryodium.
Bus datang lagi, lagi-lagi penuh dan yang turun dikit. Muke orang-orang udah makin bete. Kali ini gue dan Arnis sudah berada pada lini yang agak terdepan.


Jessssss.. suara busway tiba. BRACE YOURSELF, PELARI TERCEPAT BANGSA IS COMING. Buswaynya kini penuh lagi. Gue udah ragu mau naik, tapi Arnis udah main naik aje. Masnya bilang: cukup-cukup-cukup, dan gue serta beberapa orang dibelakang gue masih maksain naik. Akhirnya fix saat itu gue jadi sarden(lagi).

Pintu busway ditutup. Gue liat sekeliling gue: gelap. Gue terdiam, mencoba bernapas. GUE GABISA NAPAS. Gue diem lagi, mencoba tenang, dan mencoba napas. BAU ASEM. Gue kedip-kedipin mata, berusaha ngeliat kesekitar yang gelap. KETEK EVERYWHERE GUUYSSSS
Noleh depan, ketek mas penjaganya. Noleh kanan, ketek Mr. Rapper lengkap dengan lagu ngerapnya. Noleh kanan, ketek mas2 yang lagi sibuk nyanyi ST12. Noleh belakang, ada ketek temennya si Mr. Rapper. Dari posisi gue, gue liat Arnis juga pipinya udah merah menahan bau asem.

Yang nyebelinnya adalah, si cowo-cowo yang ada di deket gue pada gak gentle. Pada teriak Aaww, aaaww, kalo keinjek. Pada pegangan diatas sementara yang cewe gak dapet pegangan. Pada bilang duuh duuhh, ah super lah. Gue aja nahan-nahan nih diketekin.

Gue hampir pingsan, ditambah busnya goyang-goyang. Tangan gue gak pegangan ke besi yang diatas karena bingung mau pegangan dimana. Berhubung udah dekat ke pintu, gue taro tangan di pintu. Trus ada mas-mas karokean yang dia kira dia lagi show di indosiar, tiba tiba tangannya udah ada diatas tangan gue, mungkin dia kita tangan gue mik. Seketika itu juga gue tarik tangan, dan kembali gak pegangan sama apa-apa. Gue pengen bilang deh, kalo dia lagi di busway, bukan lagi audisi KDI.

Sambil mikirin cara gimana biar bisa napas, terdengar pembicaraan si Mr. Rapper sama temennya.
Eh ntar kita turun aja di rawa selatan yuk.
Iya gue udah gatahan pengap banget,asem.
Dalem hati gue, wooy baru nyadar kalo lo yang asem?!

HALTE GALUR, Persiapan. Gue mulai panik dan cemas karena posisi gue depan pintu. Gakebayang bakal jadi apa, ditabrak dari dua sisi: yang keluar sama yang masuk.
Eh beneran. Misi-bruk-misi-bruk-misi (bruk itu suara gue ditabrak kanan kiri). Gue dekap tas gue erat-erat. Gue liat sekujur tubuh gue: oh ternyata masih belum jadi ondel-ondel.

Trok trok trok trok. Penumpang dari galur masuk. Sekarang gue bener-bener jadi ondel-ondel, kehimpit, dan diketekin lagi.

HALTE RAWA SELATAN, Persiapan. Kata-kata terindah yang gue dengar. Beneran rasanya seneeeng banget, akhirnya hampir lepas dari penderitaan.
Untungnya di halte gue, Cuma 2 orang yang mau masuk, jadi bisa keluar dengan leluasa. Gue, Arnis, Mr. Rapper, temannya Mr. Rapper, dan beberapa orang lain yang belom sempet kenalan sama gue pun turun.


Akhirnya lega...bisa napas...menghirup udara segar, bukan ketek H2S atau amonia. Gue dan Arnis pun ingin menghibur diri dengan beli martabak enak daging sapi merk *idola* dengan harga Rp 18000. Tiba-tiba gue tersadar.....JEMURAN GUE........BASAH LAGI. Dan gue lemes lagi.

Rabu, 29 Agustus 2012

Skenario Waktu

Diposting oleh solsol di 00.56 0 komentar

manakah ujung dan manakah akhir?
manakah pangkal dan manakah awal?
manakah titik temu, tidak kah ada perpotongan?


waktu sekarang, entah di posisi mana.
amati xylem dan floem, samakah?
Lingkaran waktu dengan jari-jari phi
dua puluh dua per tujuh.[kurang lebih sama]


kau bilang bocah, kau bilang dewasa
saat kau dewasa, bagaimana jika tingkah lakumu bocah
saat kau tua, bagaimana jika tingkah lakumu menyerupai bayi
dan siapa sangka seorang bocah mempunyai alur pikir fantastis
eh sebentar, fantastis seperti dewasa
dan dewasa seperti bocah
semua bocah? semua dewasa?
oh waktu, tidak ada yang tahu.



ayo dipilih, di posisi mana?

Rabu, 15 Agustus 2012

PMK FUNDAY!

Diposting oleh solsol di 04.54 0 komentar

Guten Morgen!

Kali ini aku mau nyeritain kejadian yang aku alami pada tanggal 1 Agustus 2012. Jadi 67 tahun yang lalu Indonesia merdeka pada tanggal ini teman-teman.. *ini nilai sejarahnya dapat berapa ya?

Nah. Ini yang sebenarnya. Jadi 1 Agustus 2012 itu ada event yang keren banget yaitu...jeng jeng jeng...

Jadi, PMK Fun Day itu adalah acara keakraban dari PMK ITB untuk menyambut adik-adik mahasiswa baru 2012 yang unyu-unyu :3 Acara ini seru banget loh! Semua peserta disuruh kumpul jam 6 pagi (seru banget kan ke kampus pagi-pagi :p )
Yang lebih seru lagi, panitia kumpul jam setengah 6 pagi! YEAY! Hidup panitia! *nyiapin kasur,bobo di kampus

Ngapain aja sih di PMK FUNDAY? Kok udah ngumpul dari pagi banget?

Kumpul jam 6 pagi itu esensinya adalah sebagai pertanda bahwa kehidupan di ITB setelah penyambutan mahasiswa akan semakin keras. Kita gak hanya dituntut untuk bangun pagi, tapi juga tidur pagi, atau bahkan ngga tidur.....
Tapi selain itu, esensi yang lain adalah karena...akan diadakan..tetorettoreett....JALAN PAGI DAN SENAM PAGII :):)

Gak lucu dong kalo istilah nya Jalan Pagi, tapi mulai nya jam 12 siang. Kalo gitu berarti namanya bukan jalan pagi, tapi jalan siang. Trus kalo jalan nya aja jam 12, berarti senamnya jam 1 dong. Kalo gitu berarti namanya juga bukan senam pagi, tapi senam siang.

Jalan jam 6 pagi ini keren botz loh kawan-kawan. Aku senang sekali, ketika melihat sebelum jam 6, anak 2012 yang datang sudah banyak. Jalan pagi pun dimulai dengan 2 pasukan, yaitu pasukan sayap timur dan sayap barat, yang akan bertemu di boulevard lalu berjalan bersama-sama hingga tunnel. Sungguh formasi yang keren :”) Tapi kesenangan dan keharuanku nggak bertahan lama, ketika tersadar kalo aku harus menyiapkan segala keperluan untuk senam pagi di saraga.

Aku ke sana dengan pemandu senam yang juga merupakan anak divisiku, BM. Dia terpilih menjadi pemandu senam atas body yang sixpack macam aderai. Dua pemandu senam lainnya, DM dan CS terpilih atas keunikan mereka,DM berambut kribo yang sensasional, serta CS bermimik lucu dan menggemaskan.

Sound system akhirnya siap setelah berbagai macam trouble disana-sini. Playlist lagu siap. TOA siap. Ketiga pemandu senam siap dia atas “panggung”. Tak..tak..tak..tak langkah kaki 2012 menuju arena senam. Mereka pun berbaris dengan rapi.

KLIK. Playlist pertama mengalun, yaitu lantunan nada Summertime dari Kenny G & George Benson. BM mulai membuka senam dengan gerakan menggerakkan otot lengan, yang membuat semua cewe-cewe berteriak.. *Aaaaww*

Yak. Senam yang dilakukan memang tidak seperti senam biasanya, karena senam hari ini adalah senam kocak. Jadi, mentor dan 2012 tidak hanya mendapatkan tubuh yang bugar, tetapi juga otak yang segar dan fresh! Tepuk tangan dulu lah buat pemandu senam kita yang rela dibuat hancur image jantannya :D

Setelah senam, acara dilanjutkan dengan sarapan. Karena keasyikan senam tadi, waktunya jadi molor deh… dan sampai-sampai saya liat di jam kalo jam udah jam 8 kurang 10!!!

Kenapa aku kaget? Karena acara setelah sarapan yaitu..SHARING BARENG DOSEN. Uh wow. Dosen? Telat? Oh no…. bersambung dulu ya guys

 

Get A Life! Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos